Selasa, 06 November 2012

BAHAGIA ITU SEDERHANA

Aku ingat saat moment indah ini terjalin hangat dan penuh tawa. Kami atas nama panitia natal Akuntansi - Teknik Sipil sengaja datang berbagi Kasih bersama mereka. Awalnya sulit untuk membaur bersama mereka terkhusus diriku sendiri karna ini pertama kalinya aku menginjakkan kaki di tempat mereka tinggal. "Bisa gak ya acara yang kami susun berjalan lancar? Mereka kan masih anak - anak." gumamku dalam hati, belum lagi kedatangan kami bisa dibilang dadakan. Tapi rasa cemasku tadi hilang saat anak" lucu ini berkumpul di tengah lapangan panti asuhan Evangeline. Kami memulai acara kami dengan mengajak mereka bernyanyi bersama, melakukan sedikit permainan di siang bolong *kebayang gak sih panasnya gimana di medan ini? hehehe* tapi hasilnya gak buruk, semuanya senang, semuanya ketawa, semuanya menikmati moment bahagia ini, lega rasanya liat mereka ketawa.

Sedikit menghela nafas, ternyata bermain bersama mereka buat perut keronconga juga *hehehe* jadilah menu makan siang kami kumpulan roti dan kue manis+ segelas... *apa ya minumnya? lupa*. Nah, sebelum acara makan siang *lebih tepatya ngemil siang* kami dimulai, anak" yang lucu ini kami bagi dalam beberapa kelompok, dan ternyata aku dan temanku Iwa di dapuk menjadi kakak kelompok sepuluh orang anak" kecil yang umurnya sekitar 5 - 8 tahun *sesuatu banget karna aku suka anak kecil, pengen cubitin pipi mereka satu - satu ,,^_^,,*. Walaupun cuma roti dan porsinya sedikit, tapi ternyata enak juga kalo dimakan rame".

Semua moment yang terjadi hari itu istimewa dan luar biasa. Aku salut sama kebesaran hati adik" kecilku di panti ini. Mereka masih sangat kecil, masih sangat membutuhkan perhatian dan kasih sayang orang tua mereka. Aku yang sebesar ini aja masih mau bermanja" ria di pelukan mama, apalagi mereka. "Gimana ya cara mereka ngobatin rasa kangen sama orangtua? beberapa dari mereka mungkin juga gak tau siapa orangtuanya" ucapku dalam hati sambil memandang wajah ceria mereka.

Asyik menikmati senyum mereka, aku teringat sosok gadis kecilku "Memey". Aku semakin merasa iba teringat doa yang ia panjatkan sebelum kami makan. "Tuhan Yesus, berkatilah makanan kami, berkati Mama, jaga Mama, Memey kangen mau ketemu Mama. Amin". Doa yang sangat tulus dan jujur, *Bapa, hatiku tersentuh, bahkan sampai sekarang mau nangis ingat doanya*.

Akh, teman, andai kalian tahu indahnya ada di tempat ini, beruntungnya kita yang masih punya orang tua, walaupun hanya mama atau papa aja yang ada di samping kita sekarang, tapi itu jauh lebih baik mengingat apa yang dialami adik" kecil ini.

Aku jadi ingat, dulu kalo mama marah, ngomel" gak jelas, aku selalu bilang ke Tuhan "kayanya mama gak sayang sama anty Bapa". Baru sadar, betapa konyolnya aku yang curhat kaya gitu ke Tuhan. Selama ini yang aku tahu kalo mama marah, ngomel, nyuruh ini itu yang gak aku suka, membatasi semua kegiatanku, itu tandanya mama gak pernah mau aku senang. Sekarang aku tahu semua analisisku itu SALAH BESAR. Orangtua itu selalu mau yang terbaik untuk anaknya, rela kerja keras pagi sampai malam untuk anaknya, rela gak makan malam ini asal anaknya makan, rela gak punya baju baru asal anaknya punya baju baru. *Kalo kata mamaku "Everything I do, I do it for You" ugh, jadi mau nangis :)*

Tulisan ini aku dedikasikan untuk adik - adik kecilku di panti asuhan Eavangeline, terkhusus untuk gadis kecilku "Memey". Bersabarlah sayang, tidak hari ini, pasti esok mama akan disisi Memey lagi, tersenyumlah sayang, karna Memey gak sendiri ada Tuhan yang jadi sahabat kita. Dan yang terakhir untuk mamaku tercinta "Mama Ita" love you full mom, makasih atas semua hal yang udah mama lakukan, dan mama korbankan untuk anty dan adik - adik. Seperti apa pun mama dimata orang lain, mama tetap mama yang paling hebat dimata anty, wanita yang paling tegar yang pernah anty kenal. Anty berharap kelak anty bisa seperti mama yang tegar.
,,^_^,,


#Sampai jumpa dicoretan tangan anty berikutnya

2 komentar:

Unknown mengatakan...

hehehe...tulisan yg bagus...:D

Aloven mengatakan...

makasih
,,^_^,,
tunggu coretan tangan anty berikutnya ya.