Hay hay hay... Sekian lama aku
menunggu untuk kedatanganmu *halah nyanyi pula* hehehe... Maksud Anty, sekian
lama berhenti nulis, Anty lagi gatel nih mau ngulik persoalan yang lagi hits
sekarang. Sebenernya ada banyak topik sih yang lagi pegen banget Anty bahas, tapi
gak tau kenapa rasanya topik hot yang satu ini cukup menarik perhatian Anty. *gayamu
Nty*
Udah pada denger berita pembunuhan
mantan pacar yang jadi topik panas di berbagai media belakangan ini ga temen-temen?
Coretan tangan Anty kali
ini ada hubungannya loh sama berita itu, coba baca deh judul postigan kali ini
serem ya “Asmara Meregang Nyawa.” *horor banget* Anty sendiri cukup kaget dan jadi kepo untuk cari tau cerita yang sebenernya.
Ironis banget emang kalo masalah hati, kebencian, dendam dan perasaan jadi
senjata ampuh untuk melakukan tindakan-tindakan konyol yang ujungnya berimbas
kematian. Kebayang ga sih betapa begonya kita kalo jadi orang yang duduk di
kursi pesakitan hanya karna masalah-masalah yang sebenernya ga penting.
Semua orang di dunia ini
pasti pernah ngalamin yang namanya putus cinta, cemburu, sakit hati dan dendam.
Tapi kita sebagai manusia yang berpendidikan harus jadi pribadi yang pandai dan
jeli untuk menyikapi semua hal-hal itu ya, jangan sampai kita justru jadi
korban atas perasaan kita sendiri.
Tuhan menciptakan manusia itu
dengan sempurna loh. Punya hati dan perasaan yang tulus untuk saling menghargai,
menghormati, mencintai, menyayangi dan melindungi. Ga semua cinta itu akan kita
miliki dan ga semua hubungan itu akan berjalan baik. *elu banget ya Nty ‘ᴥ’* Saat kita
mutusin untuk memulai sebuah hubungan dengan orang lain (berteman, bersahabat, bermusuhan,
pacaran bahkan menikah), itu artinya kita harus siap dengan semua konsekuensinya.
Siap untuk menerima semua kekurangan dan kelebihan mereka, siap untuk menjalani
hari yang menyenangkan, membosankan, menegangkan atau menyedihkan. Siap untuk
menerima kritik, bully, dan saran. Siap untuk dinilai baik atau buruk, siap
untuk disayangi atau bahkan dibenci. *yang setuju angkat tangannya dong hihihi
^^*
Kita emang ga perah bisa
merencanakan setiap peristiwa yang kita alami jadi hal yang menyenangkan. Tapi kita
bisa kok menarik hal positif dari semua yang udah kita jalanin. *ala Psikolog
banget* Semoga aja hot topik ini bisa jadi pelajaran yang berharga untuk kita
ya.
Kita boleh membenci orang
lain, tapi bencilah dia dengan porsi yang secukupnya. Kebencian yang berlebihan
akan jadi racun untuk kita sendiri. Kebencian yang tidak ada bendungannya hanya
akan menutup mata kita dari dunia. Kita boleh mencintai orang lain, tapi
cintailah dia dengan cinta yang tulus. Cinta yang tulus ga akan pernah
megeluarkan kata-kata kasar, cinta yang tulus akan tetap tersenyum sekalipun
dia yang kita cintai bahagia disisi orang lain. Kita boleh punya rasa cemburu,
tapi jangan biarkan rasa cemburu itu membabi buta dan menjadikan kita lemah.
Mereka bilang cemburu itu tanda cinta, simbol rasa takut kehilangan. J Cemburu yang tepat ga akan membuat
kita kehilangan apa pun juga, tanda cinta yang tulus ga akan membuat kita
menutup mata dan menjadikan nyawa sebagai bahan permainan.
Jadi, miliki setiap rasa (sayang,
cinta, benci, iri, cemburu atau dendam) itu dengan porsi yang wajar di waktu
yang tepat ya teman-teman. Ga bermaksud mengajari, hanya membagi sedikit sudut
pandang yang Anty punya. J Sampai jumpa di coretan tangan berikutnya...
Coretan tangan ini Anty
dedikasikan untuk mereka yang telah, masih dan akan jadi korban atas perasaan
mereka sendiri. Semoga bermanfaat ^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar